Sabtu, 19 November 2011

#52 Kami menjual konsep, mau beli?

Wah udah 5 bulan ga nge-blog... lama banget ya hahaha
-------------------------------------------------------------

Barusan gw abis baca thread di kaskus tentang seseorang yang membeli "Lukisan Kosong" alias ga ada gambarnya seharga $10000. Di cek dulu ya threadnya >> http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10517339

Oke yang bikin gw tergerak buat nulis blog itu ada komen seseorang yang mengaku alumnus fsrd IT seni murni major painting. kira-kira begini komennya
mau sedikit share gan, kebetulan ane alumnus fakultas senirupa desain itb dan mengambil program studi fine art major painting, yang nae tau sebuah karya seni itu bisa mewakili sebuah peradaban, dia bisa menjadi ikon visual bahkan pemikiran/konsep jamannya, kebanyakan masyarakat terjebak dengan paradigma bahwa karya seni yg bagus adalah karya yg dibuat dengan skill tingkat tinggi atau dengan tingkat kemiripan akurat dengan objek tertentu.

pertanyaannya, apakah seni hanya milik seseorang yg mempunyai skill tingkat dewa?
untuk apa membuat lukisan yg "bagus" jika jauh jaman dulu sudah ada seniman yg membuat lukisan bagus juga?
apakah nasib seniman sekarang harus meniru seniman dulu?
apa hebatnya seniman sekarang dibanding seniman dulu jika hanya bisa meniru?
atau, untuk apa membuat lukisan semirip mungkin dengan foto jika saat ini sudah ada kamera?

itu sebagian pemikiran2 yg terus dipikirkan oleh seniman, hasil dari pemikiran itulah yg dituangkan dalam karya seni saat ini untuk mewakili kekinian. seperti yg agan jelaskan dalam thread intinya seorang investor membeli sebuah konsep tidak hanya membeli barang seni.
Jadi gitu, orang-orang jaman sekarang mendewakan banget skill dewa menggambar. Gambar yang bener-bener teknik tingkat dewa lah yang bagus. Pernah mikir ga, kok ada lukisan pelukis terkenal tapi gambarnya biasa aja, tapi harganya mahal?

Trus juga orang sekarang itu menghargai hal yang udah nyata -- ada barangnya -- dan sesuatu yang masih berupa konsep cuma seperseratusribu orang yang bisa menghargainya. CONTOH: Si A bikin desain nih, keren banget dah pokoknya... Tapi reaksi orang disekitarnya "Wuiih keren, minta dong" "Hebat banget lo, bikinnya pake apa sih? bisa ajarin ga?" Tapi kalo desain yang keren itu udah jadi kaos atau pin atau stiker reaksi orang "Wuiih ni kaos lo yang buat? Pesen dong!"... Padahal dia cuma bikin desain, toh yang nyablonin abang yang kerja di tempat sablonnya kan? Tapi kalo dijual 100ribu tetep aja dibeli padahal modalnya cuma 35ribu *eh

0 komentar:

Poskan Komentar